Langsung ke konten utama

Postingan

DUNIA MENYENANGKAN

Dunia meyenangkan Pertama apa itu menyenangkan? Apa itu ada hubungannya dengan uang? Pandangan orang? Atau terbebas dari masalah? Menyenangkan ada ketika mensyukuri apa yang kita miliki. Alami. Dapati. Uang “Kenapa? bukannya uang itu dapat menciptakan kebahagiaan?” Mmh, yah bisa!! Tapi dari uangpun ada hal yang mengiringinya. Seperti kegelisahan, ketakutan, dan meresa lebih tinggi. Kegelisahan dan ketakutan Dari uang kita akan waswas bahwa perusahaan kita akan bangkrut. Tak ada investor yang akan membantu. Hutang menumpuk. lalu menjadi miskin. Semakin kita mendapat kan uang, semakin pikiran kita terbebandi olehnya (Disini saya tidak bermaksud menakuti atau menghalangi dari tujuan mendapatkan uang yang banyak, lihatlah keseluruhan pointnya.) dan dari pikiran yang menumpuk kita akan gelisah serta takut melakukan kesalahan, dan kehilangan uang kita. Merasa lebih tinggi , (tunggu dulu jangan naik pitam. Tentu tidak semuanya tapi sebagian, atau mungkin kebanyak...
Postingan terbaru

TERBEBAS DARI MASALAH

Terbebas dari Masalah “Lalu bagaimana dengan, tak memiliki masalah? Dengan tak memiliki masalah tentu akan membuat bahagiakan? Tentu akan begitukan?” Kelihatannya akan seperti itu tapi, tidak bahagia bukan hanya karena masalah. Yang menjadi akar kenapa kita tidak bahagia adalah “PIKIRAN KITA”. Yah, pikiran kitalah penyebabnya. Kita berusaha mati-matian “Berpikir” untuk menjadi bahagia, tapi sebenarnya kebahagiaan sendiri ada di “Pikiran” kita. Cara untuk bahagia adalah dengan men-setting pikiran kita. Banyak sekali doktrin yang disodorkan ketika kita kecil, contohnya, banyak uang membuat bahagia. Mempunyai jabatan tinggi membuat bahagia. Mobil, rumah, kekuasaan, barang-barang bermerek. Sudah terlalu banyak kita terdoktrin hal yang kebenarannya masih abu-abu. Kita membenarkannya karena banyak orang juga membenarkan. Juga karena kita waktu kecil tidak bisa berpikir kritis. Waktu masa anak-anak, kita hanya berpegang pada prinsip karena banya orang membenarkannya tentulah benar, kar...

PANDANGAN ORANG

Pandangan Orang “Mmh iya, masalah uang aku setuju. Tapi bagaimana dengan pandangan orang bukankah itu penting? Kita tidak akan bahagia jika pandangan orang buruk terhadap kita, dan sebaliknya kita akan bahagia jika pandangan orang baik terhadap kita.” Ok kita hidup di dunia yang dihuni miliaran orang yang berbeda pendapat, yang mempunyai pemikirannya masing-masing terhadap suatu hal. Tentu ada pro dan kontra. Ada yang setuju dan tidak. Kita tidak bisa mengharapkan miliaran orang tersebut berpikiran sama dengan kita, atau setuju dengan kita. Jika mengharapkan pendapat orang, kita justru akan merasa gelisah. Kepana? Kita akan khawatir pandangan orang yang kontra, hal buruk yang selama ini kita pikirkan akan berbalik kepada kita, Kita akan merasa tak dapat hidup dengan tenang. Dari sini saja dapat disimpulkan pandangan orang bukanlah kebahagiaankan? Kita akan membahas hal ini lebih lanjut. Dari pandangan orang akan menghasilkan yang namanya kesenangan, kesediahan. Keberanian, ke...

UANG

Uang “Kenapa? bukannya uang itu dapat menciptakan kebahagiaan?” Mmh, yah bisa!! Tapi dari uangpun ada hal yang mengiringinya. Seperti kegelisahan, ketakutan, dan meresa lebih tinggi. Kegelisahan dan ketakutan Dari uang kita akan waswas bahwa perusahaan kita akan bangkrut. Tak ada investor yang akan membantu. Hutang menumpuk. lalu menjadi miskin. Semakin kita mendapat kan uang, semakin pikiran kita terbebandi olehnya (Disini saya tidak bermaksud menakuti atau menghalangi dari tujuan mendapatkan uang yang banyak, lihatlah keseluruhan pointnya.) dan dari pikiran yang menumpuk kita akan gelisah serta takut melakukan kesalahan, dan kehilangan uang kita. Merasa lebih tinggi , (tunggu dulu jangan naik pitam. Tentu tidak semuanya tapi sebagian, atau mungkin kebanyakan). Dari uang kita dapat menjadi berpikiran derajat kita lebih tinggi . Mmh, kelihatannya seperti pemikiran yang dangkal, tapi coba pikirkan. Anggaplah Anda adalah seorang pedagang makanan keliling dari kampung ...

Yanny atau Laurel?

Yanny atau Laurel? What your choice? Pada saat saya mendengar pertama kali :  terdengar Yanny , tapi setelah liat video penjelasanya : jadi terdengar keduanya . Kenapa bisa begitu? Pertama : karena " Kefokusan pada nada " pada saat pertama mendengar, saya terlalu fokus pada nada tinggi , sehingga nada rendah (Laurel tidak terdengar atau/dan teralihkan). Dan jadinya hanya terdengar nada tinggi (Yanny) kenapa bisa fokus ke nada tinggi? [Salah satu kemungkinannya karena faktor kebiasaan , baik input ataupun/maupun output. Karena dalam sehari-hari baik di  dunia nyata maupun maya saya lebih sering mendengar atau/dan mengucapkan nada tinggi daripada rendah] Kedua : karena " Power of suggestion " dan setelah meliat video penjelasan dan mendengar kedua nada , sekarang saya tahu bagaimana kedengarannya nada rendah (Laurel). Lalu coba mendengar lagi audio sebelumnya, sekarang saya bisa mendengar keduanya karena suggestion dari video penjelas...